ACEH — Keyakinan Sutton bukan tanpa dasar. Ia meliput langsung laga uji coba Jepang vs Brasil untuk Radio 5 Live dan menyaksikan sendiri bagaimana Samurai Biru membungkam tim favorit juara tersebut. Kemenangan 1-0 di Stadion Nasional Tokyo itu menjadi kemenangan perdana Jepang atas Brasil sepanjang sejarah pertemuan kedua tim.
Firasat Kejutan dari Komentator Radio 5 Live
"Saya meliput pertandingan ini untuk Radio 5 Live dan saya punya firasat akan terjadi kejutan. Meski bagi saya dan rekan komentator Ali Bruce-Ball, hasil itu bukan sesuatu yang mengejutkan," ujar Sutton kepada BBC.
Ia mengungkapkan bahwa rekan komentatornya, Ali Bruce-Ball, sejak awal turnamen telah menjadikan Jepang sebagai kuda hitam. "Jepang adalah tim kuda hitam pilihannya di turnamen ini. Rasanya tidak adil kalau saya tidak ikut mendukung prediksinya untuk pertandingan ini," tambahnya.
Ancelotti Bisa Bawa Brasil Juara, Tapi Ada Satu Lubang
Sutton mengakui Brasil tetap memiliki peluang besar menjadi juara dunia, terutama karena ditangani pelatih berpengalaman Carlo Ancelotti. "Dia adalah pelatih yang sangat hebat dalam mengorganisasi tim," puji Sutton. Namun, ia melihat celah yang bisa dieksploitasi Jepang.
"Saya khawatir dengan lini tengah Brasil. Saya rasa mereka tidak memiliki energi yang cukup untuk mengatasi serangan cepat Jepang," tegasnya. Kecepatan transisi dan disiplin permainan Jepang dinilai Sutton bisa menjadi pembeda di babak 32 besar nanti.
Duel yang Menentukan: Akankah Samurai Biru Ulangi Sejarah?
Di atas kertas, Brasil masih diunggulkan berkat materi pemain bertabur bintang dan pengalaman di turnamen besar. Namun, hasil uji coba Oktober lalu membuktikan Jepang bukan lawan yang bisa diremehkan. Sutton menutup prediksinya dengan keyakinan bahwa laga ini akan sangat menarik untuk disaksikan.