Pemerintah Siapkan Bursa Komoditas Icomex, Harga CPO dan Nikel Tak Lagi Ditentukan Asing?

Penulis: Yasir  •  Senin, 17 Agustus 2026 | 11:21:31 WIB
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan pemerintah menyiapkan bursa komoditas nasional Icomex untuk komoditas utama seperti CPO, nikel, dan batu bara.

ACEH — Wacana pembentukan bursa komoditas nasional kembali mengemuka di tengah upaya pemerintah memperkuat posisi tawar di pasar global. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan, skema bernama Indonesia Commodity Exchange (Icomex) tengah disiapkan untuk menjadi lokomotif baru dalam menentukan harga komoditas utama produksi dalam negeri, seperti kelapa sawit mentah (CPO), nikel, dan batu bara.

Namun, Prasetyo menegaskan bahwa daftar komoditas yang akan masuk dalam bursa tersebut belum final. "Belum, belum diputuskan. Yang pasti adalah komoditas-komoditas yang memang itu produksi kita yang paling utama. Misalnya CPO, nikel, batu bara," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/8).

Mengapa Indonesia Butuh Bursa Sendiri?

Gagasan ini lahir dari evaluasi panjang terhadap praktik perdagangan komoditas selama ini. Prasetyo menekankan bahwa Indonesia selama bertahun-tahun lebih banyak menjadi penerima harga (price taker), bukan penentu harga (price maker). Akibatnya, fluktuasi harga di bursa internasional kerap merugikan produsen dan penerimaan negara.

"Intinya adalah kedaulatan terhadap barang-barang yang kita miliki harus kita yang menentukan. Selama ini kan enggak," tegasnya.

Kehadiran Icomex diharapkan menjadi instrumen untuk mengubah posisi tersebut. Dengan bursa sendiri, transaksi ekspor komoditas utama tidak lagi sepenuhnya bergantung pada acuan harga dari luar negeri, melainkan dapat menggunakan patokan yang terbentuk di dalam negeri.

Nasib ICDX dan Skema ke Depan

Pertanyaan besar yang mengemuka adalah bagaimana posisi bursa komoditas yang sudah lebih dulu berdiri, yakni Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX). Pemerintah masih membuka semua opsi, termasuk kemungkinan penggabungan.

"Bisa jadi kan mungkin bisa gabung, mungkin bisa sendiri," kata Prasetyo ketika ditanya mengenai peluang merger dengan ICDX.

Ia menambahkan, mekanisme pembentukan harga di dalam bursa nantinya tetap akan memperhitungkan biaya produksi dan acuan harga dunia. "Pasti," ujarnya singkat saat ditanya apakah skema teknis akan diumumkan kemudian.

Hingga saat ini, pemerintah masih menyusun detail regulasi dan hubungan kelembagaan antara Icomex dengan bursa yang telah berjalan. Kepastian mengenai daftar komoditas, mekanisme transaksi, serta jadwal peluncuran masih menunggu kajian lebih lanjut.

Reporter: Yasir
Sumber: voi.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top