ACEH — Prediksi musim baru Premier League 2026-27 menempatkan Arsenal sebagai kandidat terkuat, tetapi status juara bertahan tidak menjamin jalan mulus. Model superkomputer Opta dari 10.000 simulasi memberikan peluang 38 persen bagi pasukan Mikel Arteta untuk mempertahankan mahkota, unggul jauh dari Manchester City yang hanya 20,5 persen.
Arsenal mengakhiri musim lalu dengan koleksi 85 poin dan hanya kebobolan 27 gol. Kemenangan 3-0 atas Manchester City di Community Shield menjadi sinyal bahwa fondasi utama tim tetap dipertahankan Arteta. Namun, ancaman cedera William Saliba disebut-sebut bisa menjadi faktor peredam performa tim di tengah musim.
Bernardo Silva, John Stones, dan Nathan Ake juga meninggalkan Etihad. Sebagai respons, City memecahkan rekor transfer klub dengan mendatangkan Elliot Anderson dari Nottingham Forest senilai £116 juta (sekitar Rp2,54 triliun). Kehadiran pemain anyar ini diharapkan mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan para pilar lama.
Manchester United justru datang dengan momentum positif. Michael Carrick mengoleksi 39 poin dalam 17 pertandingan sebagai pelatih interim, tiga poin lebih banyak dari Arsenal pada periode yang sama. Kinerja impresif itu berujung pada kontrak permanen pada Mei, sekaligus membawa United finis di posisi ketiga dan kembali ke Liga Champions.
Kedatangan Youri Tielemans dan Andrey Santos memperkuat lini tengah Setan Merah. Dengan peluang 6,2 persen menurut Opta, United berada di posisi keempat tetapi memiliki modal kepercayaan diri yang tinggi.
Tottenham Hotspur juga layak diperhitungkan dengan peluang 2,9 persen. Roberto De Zerbi memperkuat skuad melalui transfer Sandro Tonali senilai £100 juta (sekitar Rp2,19 triliun). Persaingan musim ini dipastikan berjalan ketat, dan setiap kehilangan poin di awal musim bisa menentukan nasib tim di akhir klasemen.