81 Tahun Indonesia Merdeka, BRI Perkuat Layanan Hingga Perbatasan dan Pulau Terluar

Penulis: Ragil  •  Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:27:31 WIB
Petugas melayani nasabah di Teras Kapal BRI yang beroperasi di kawasan kepulauan.

ACEH — Perayaan kemerdekaan tahun ini tidak hanya dimaknai sebagai seremonial belaka bagi BRI. Di tengah tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur", perusahaan pelat merah ini justru menggenjot perluasan layanan keuangan di daerah-daerah yang selama ini minim akses perbankan. Direktur Operations BRI, Hakim Putratama, menegaskan bahwa transformasi layanan yang berorientasi pada masyarakat menjadi prioritas utama perseroan.

"BRI terus berupaya menghadirkan layanan yang mudah diakses, aman, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Langkah ini sekaligus memperkuat sinergi BRI dan Danantara dalam mendorong transformasi layanan yang semakin berorientasi pada masyarakat," ujar Hakim dalam keterangan resminya, Selasa (18/8).

Hadir di Beranda Terdepan NKRI

Komitmen tersebut tidak sekadar wacana. Hingga Juni 2026, BRI tercatat memiliki lebih dari 7.000 jaringan kantor yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Kehadiran fisik ini tidak hanya terkonsentrasi di pusat ekonomi, tetapi juga menjangkau titik-titik terjauh seperti Kantor Cabang Gunung Sitoli, Abepura, Tahuna, dan Kupang.

Di kawasan perbatasan, BRI bahkan hadir di beranda terdepan Indonesia. Sebanyak 20 unit kerja tersebar di tiga titik perbatasan: 14 unit di perbatasan Indonesia-Timor Leste, satu unit di perbatasan Indonesia-Papua Nugini, serta lima unit di perbatasan Indonesia-Malaysia. Kehadiran ini memastikan masyarakat yang tinggal di wilayah terluar tetap mendapatkan layanan keuangan yang setara dengan warga di perkotaan.

Jaringan fisik tersebut berjalan beriringan dengan penguatan kanal digital. Super App BRImo, misalnya, telah digunakan oleh 49,7 juta pengguna hingga Juni 2026. Melalui aplikasi ini, nasabah dapat melakukan transaksi mulai dari transfer, pembayaran, hingga pembelian berbagai kebutuhan selama 24 jam penuh.

Di tingkat komunitas, peran agen BRILink menjadi kunci dalam mendekatkan layanan perbankan ke tengah masyarakat. Sebanyak 1,19 juta agen telah melayani warga di lebih dari 60.753 desa. Keberadaan mereka tidak hanya memudahkan transaksi tarik tunai, setor tunai, transfer, dan pembayaran tagihan, tetapi juga membuka peluang usaha baru yang menggerakkan ekonomi lokal.

Teras Kapal, Solusi Perbankan di Wilayah Kepulauan

Untuk menjangkau wilayah pesisir dan kepulauan yang memiliki tantangan geografis tersendiri, BRI menghadirkan layanan adaptif melalui Teras Kapal BRI. Layanan perbankan terapung ini mendatangi langsung masyarakat di pulau-pulau kecil yang selama ini kesulitan mengakses bank darat.

Saat ini, BRI mengoperasikan empat unit Teras Kapal di sejumlah wilayah kepulauan. Bahtera Seva I beroperasi di Kepulauan Seribu dan menjangkau enam pulau, Bahtera Seva II melayani Halmahera Selatan, Bahtera Seva III beroperasi di Kepulauan Anambas, serta Nera Seva yang melayani sepuluh pulau di Labuan Bajo. Setiap kapal dilengkapi berbagai layanan perbankan, mulai dari setor tarik tunai, transfer, pembayaran tagihan, pembukaan rekening, hingga pengajuan pinjaman dan tambahan kas bagi agen BRILink. Satu unit ATM juga tersedia di setiap kapal untuk mempermudah transaksi.

Dengan kombinasi layanan fisik, digital, dan terapung ini, BRI menegaskan posisinya sebagai mitra strategis pembangunan nasional yang tidak meninggalkan masyarakat di daerah terpencil. Inisiatif ini sejalan dengan program CX100 yang berfokus pada peningkatan customer experience melalui layanan yang lebih dekat, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Reporter: Ragil
Sumber: pelopornews.info This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top