ACEH — Program ini hadir di tengah kebutuhan masyarakat yang kian bergantung pada peralatan elektronik, baik untuk usaha rumahan maupun aktivitas belajar dari rumah. PLN menyebut diskon ini sebagai bentuk apresiasi sekaligus stimulus agar pelanggan tidak ragu menambah daya.
"Melalui semangat kemerdekaan, PLN memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk meningkatkan kapasitas listrik sesuai kebutuhannya, baik untuk aktivitas rumah tangga, usaha, pendidikan maupun kegiatan produktif lainnya," ujar General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Edyansyah.
Langkah awalnya cukup sederhana: pelanggan wajib melakukan minimal satu transaksi pembelian token bagi pengguna prabayar, atau pembayaran tagihan bagi pelanggan pascabayar lewat aplikasi tersebut. Setelah transaksi berhasil, e-voucher akan muncul dan bisa diklaim melalui banner promo tambah daya yang tersedia di aplikasi.
Ada beberapa ketentuan yang perlu diperhatikan. Pelanggan harus terdaftar sebelum 1 Agustus 2026 dan tidak memiliki tunggakan tagihan maupun kewajiban lain. Setiap ID pelanggan hanya bisa menikmati promo satu kali selama periode program. Sementara itu, satu akun PLN Mobile maksimal memperoleh empat e-voucher.
"Seluruh proses dilakukan secara mudah, cepat, dan transparan melalui PLN Mobile. Pelanggan tidak perlu datang ke kantor PLN karena pengajuan tambah daya dapat dilakukan dari mana saja," tambah Edyansyah.
Program ini menyasar pelanggan tegangan rendah satu fasa di seluruh golongan tarif dengan daya awal 450 VA hingga 5.500 VA. Adapun wilayah cakupan layanan PLN UID Sulselrabar meliputi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat.
Masyarakat yang berminat disarankan segera mengajukan permohonan sebelum periode promo berakhir pada 25 Agustus 2026. PLN membuka kesempatan ini sebagai bagian dari upaya memperluas akses listrik yang terjangkau, sejalan dengan tren konsumsi listrik rumah tangga yang terus naik dalam beberapa tahun terakhir.