DKP Aceh Salurkan 3,7 Ton Ikan Beku ke 11 Gampong di Lamlhom untuk Cegah Stunting

Penulis: Ragil  •  Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:16:02 WIB
DKP Aceh menyalurkan 3,7 ton ikan segar beku kepada warga di 11 gampong di Kemukiman Lamlhom, Aceh Besar, sebagai bagian dari program pencegahan stunting.

JANTHO — Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh menyalurkan bantuan 3,7 ton ikan segar beku untuk warga di Kemukiman Lamlhom, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar. Bantuan ini merupakan bagian dari program intervensi stunting dan pemenuhan gizi masyarakat yang digulirkan Pemerintah Aceh.

Penyerahan bantuan secara simbolis diterima oleh Sekretaris Mukim Lamlhom, Zulfikar, dan disaksikan langsung oleh Camat Lhoknga Zayadinur serta Sekretaris Kecamatan Lhoknga Ichwan Fadli. Para keuchik dalam Kemukiman Lamlhom turut hadir dalam prosesi penyerahan tersebut.

Bantuan Ditujukan untuk Keluarga yang Butuh Dukungan Gizi

Zulfikar menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Aceh melalui DKP Aceh. Menurutnya, bantuan ikan ini sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan protein keluarga di tengah tingginya harga pangan.

"Kami sangat berterima kasih atas bantuan ikan ini. Bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan protein dan meningkatkan gizi keluarga," kata Zulfikar.

Dia berharap distribusi bantuan dapat berjalan tepat sasaran, terutama bagi keluarga yang membutuhkan dukungan pemenuhan gizi. Penyaluran melalui masing-masing gampong dinilai akan memudahkan warga mengakses manfaat program ini.

Camat Lhoknga: Masih Ada Kemukiman Lain yang Butuh Perhatian

Camat Lhoknga, Zayadinur, menyambut baik program bantuan ikan dari DKP Aceh. Dia menilai ikan merupakan sumber protein penting untuk mendukung pertumbuhan dan kesehatan anak-anak di wilayahnya.

"Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat dan turut mendukung upaya pencegahan stunting," ujarnya.

Zayadinur juga berharap program serupa dapat dilanjutkan pada 2027 dengan cakupan penerima yang lebih luas. Dia menilai masih ada kemukiman-kemukiman lain di Lhoknga yang membutuhkan intervensi serupa.

"Kami berharap pada tahun 2027 program ini dapat terus dilanjutkan dan diperluas jangkauannya. Masih ada kemukiman-kemukiman lainnya yang juga membutuhkan perhatian kita bersama," katanya.

Sinergi Lintas Instansi Kunci Penyaluran Tepat Sasaran

Zayadinur menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Aceh, DKP Aceh, pemerintah kecamatan, mukim, dan pemerintah gampong. Kolaborasi ini diperlukan agar program pemenuhan gizi masyarakat berjalan berkelanjutan.

Sekretaris Kecamatan Lhoknga, Ichwan Fadli, menambahkan bahwa distribusi melalui masing-masing gampong diharapkan berjalan tertib. Dengan begitu, manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

"Dengan penyaluran melalui masing-masing gampong, diharapkan distribusinya dapat berjalan tertib dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," kata Ichwan.

Sebanyak 3,7 ton ikan segar beku tersebut selanjutnya didistribusikan ke setiap gampong di Kemukiman Lamlhom. Bantuan ini diharapkan berkontribusi terhadap pemenuhan gizi, pencegahan stunting, dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat pesisir Aceh Besar. [*]

Reporter: Ragil
Sumber: dialeksis.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top