BANDA ACEH — Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fadh meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) aktif menyampaikan informasi program dan isu yang ditangani kepada media. Ia menegaskan bahwa langkah ini penting untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang jelas dan akurat.
“Dalam proses di Pemerintah Aceh, semuanya harus transparan. Silakan bicara di media terkait isu yang ditangani masing-masing SKPA, tetapi semua harus bisa dipertanggungjawabkan,” kata Dek Fadh usai memimpin rapat koordinasi bersama jajaran SKPA.
Dek Fadh secara khusus menyoroti kinerja SKPA yang menangani urusan kebencanaan. Ia meminta instansi terkait lebih gencar memberikan informasi perkembangan penanganan bencana melalui media massa.
Menurut dia, langkah tersebut krusial agar masyarakat tidak mudah terpapar kabar keliru dan selalu mendapatkan data terkini di lapangan. “Khusus SKPA yang menangani bencana, cari ekspos media agar informasi dapat disebarluaskan kepada publik. Zaman sekarang transparansi adalah kunci,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Dek Fadh juga mengingatkan jajaran SKPA untuk mengutamakan kepentingan masyarakat dan pembangunan Aceh dalam menjalankan tugas. Ia meminta seluruh pihak mengesampingkan kepentingan pribadi maupun kelompok.
Setiap kendala yang muncul dalam pelaksanaan program diminta segera dilaporkan ke pimpinan. Dengan begitu, solusi dapat dicari secara bersama-sama tanpa menunggu masalah berlarut-larut.
Sementara itu, Plt Sekda Aceh Taufik mengajak seluruh kepala SKPA memperkuat koordinasi dan komunikasi untuk mempercepat pelaksanaan program pembangunan Aceh pada 2026. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antardinas agar target yang direncanakan dapat terealisasi tepat waktu.
“Kita perlu berkolaborasi, berkoordinasi, dan berkomunikasi agar hal-hal yang kita usahakan bersama dapat diselesaikan,” ujar Taufik.
Taufik menambahkan, komunikasi dengan para kepala SKPA akan dilakukan secara lebih intensif ke depan. Hal ini bertujuan memastikan koordinasi berjalan lancar dan setiap program yang sedang dikerjakan dapat dipantau secara berkala.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh T. Robby Irza, Asisten Bidang Administrasi Umum Sekda Aceh A. Murtala, para kepala biro di lingkungan Sekretariat Daerah Aceh, serta jajaran SKPA terkait.