ACEH — Pemerintah menyiapkan empat program stimulus ekonomi dengan total anggaran Rp 31 triliun untuk triwulan IV 2026, mencakup bantuan pangan beras 10 kg, subsidi upah, pembukaan rekening gratis, dan diskon transportasi Nataru. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memaparkan rincian program dalam Sidang Kabinet Paripurna yang videonya diunggah kanal YouTube resmi Sekretariat Presiden, Minggu (25/10/2026). Masyarakat yang merasa berhak perlu mencermati kriteria tiap program agar tidak salah harap soal pencairannya.
Empat program stimulus disiapkan untuk menggenjot perekonomian pada tiga bulan terakhir 2026. Total anggaran yang ditetapkan mencapai Rp 31 triliun, dengan sasaran mulai dari keluarga penerima manfaat bantuan pangan hingga pekerja bergaji rendah.
Program kedua berupa bantuan pangan beras 10 kg selama tiga bulan kepada 33,24 juta keluarga penerima manfaat. Anggaran yang disiapkan sekitar Rp 17,54 triliun, menjadikannya pos terbesar dalam paket stimulus ini.
Bahan paparan tidak merinci kriteria keluarga penerima maupun mekanisme pencairannya. Informasi lengkap mengenai daftar penerima dapat diakses melalui kanal resmi Kementerian Sosial.
Pekerja dengan gaji Rp 3,5 juta ke bawah menjadi sasaran program bantuan subsidi upah senilai Rp 300 ribu per bulan. Cakupannya 13,3 juta pekerja, dengan anggaran Rp 11,97 triliun.
Bantuan akan diberikan sekaligus sekitar November atau Desember 2026. Bahan paparan tidak menyebut bank penyalur maupun syarat administratif seperti kepemilikan rekening atau status kepesertaan BPJS.
Program pembukaan rekening gratis menyasar masyarakat berumur 17 tahun, dengan dana Rp 50 ribu per rekening. Anggarannya Rp 1,28 triliun.
"Ini sudah ada direktif Presiden bahwa program satu orang satu rekening ini dijalankan di kuartal IV. Anggarannya Rp 1,28 triliun," kata Airlangga dalam laporannya.
Bahan paparan tidak menjelaskan bank mana yang ditunjuk, cara pendaftaran, maupun dokumen yang dibutuhkan calon penerima.
Diskon transportasi menyambut libur Natal dan Tahun Baru diberikan pada empat moda. Pemerintah menyiapkan Rp 883,4 miliar untuk periode perjalanan 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.
"Jadi ini program yang sebetulnya program yang ini sudah disetujui di bulan pertengahan tahun ini, efeknya kepada 16,6 juta dan biayanya sekitar Rp 883,4 miliar," ujar Airlangga.
Untuk angkutan udara ekonomi domestik, diskon diberikan lewat PPN Ditanggung Pemerintah 100% untuk tiket pesawat dan potongan 50% biaya bandara, mencakup PJP2U serta PJP4U. Periode perjalanannya 22 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027, dengan pemesanan mulai 20 Oktober 2026. Estimasi 3,75 juta penumpang, anggaran Rp 722 miliar.
Kereta api mendapat diskon tiket 30% untuk pemesanan mulai 7 November 2026, menargetkan 1 juta penumpang dengan anggaran Rp 95,4 miliar. Kapal laut mendapat diskon 30% tarif dasar per penumpang, pemesanan mulai 19 Oktober 2026, target 414,6 ribu penumpang, anggaran Rp 38,3 miliar.
Untuk kapal feri penyeberangan, tarif jasa kepelabuhan dibebaskan 100%. Program dimulai 7 November 2026 dengan anggaran Rp 27,7 miliar dan target 1,42 juta penumpang.
Bahan paparan tidak memuat prosedur pengecekan resmi untuk tiap program. Sebagai rujukan umum, penerima bantuan sosial dapat mengecek status melalui laman cekbansos.kemensos.go.id dengan memasukkan data wilayah dan nama sesuai KTP.
Untuk diskon transportasi, pemesanan tiket pesawat sudah dibuka sejak 20 Oktober 2026, kereta dan feri mulai 7 November 2026, serta kapal laut mulai 19 Oktober 2026. Pastikan pembelian dilakukan lewat kanal resmi maskapai, operator kereta, atau perusahaan pelayaran.
Masyarakat diimbau berhati-hati terhadap pihak yang menjanjikan kelancaran pencairan dengan imbalan uang. Program stimulus ini disalurkan pemerintah tanpa pungutan, dan informasi resmi hanya bersumber dari paparan Menko Perekonomian serta kanal kementerian terkait. Aduan soal penyelewengan dapat disampaikan ke kanal pengaduan resmi pemerintah setempat.