LHOKSEUMAWE — Kerusakan paling menonjol terjadi di kawasan wisata Waduk Lhokseumawe. Sebanyak 27 kios berbentuk kontainer yang biasa dipakai pedagang di sana mengalami kerusakan setelah diterjang angin kencang.
Petugas BPBD Kota Lhokseumawe bergerak memindahkan batang pohon yang menimpa rumah warga. Pembersihan dilakukan agar aktivitas masyarakat di sekitar lokasi tidak terganggu lebih lama.
Dari laporan BPBD Kota Lhokseumawe, sekitar 30 pohon tumbang tersebar di sejumlah titik kota. Sebagian di antaranya jatuh menimpa rumah warga dan menutup akses jalan.
Hujan lebat dan angin kencang datang pada Minggu malam (25/10/2026). Kawasan waduk yang banyak ditumbuhi pohon besar menjadi salah satu lokasi paling terdampak.
Kawasan Waduk Lhokseumawe selama ini menjadi tempat wisata sekaligus lokasi usaha bagi warga sekitar. Kios kontainer di sana menggantungkan penghasilan dari kunjungan wisatawan.
Kerusakan 27 kios berpotensi memutus pendapatan pedagang dalam beberapa hari ke depan. Belum ada laporan mengenai nilai kerugian dari BPBD Kota Lhokseumawe.
Selain memindahkan pohon tumbang, petugas BPBD membersihkan material yang berserakan di area terdampak. Langkah itu untuk mengurangi risiko gangguan terhadap aktivitas masyarakat.
Cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang meningkatkan risiko di kawasan yang banyak pepohonan dan bangunan usaha. Masyarakat diimbau memperhatikan kondisi cuaca sebelum beraktivitas di luar rumah.
Warga juga diminta tidak berteduh di bawah pohon saat angin kencang dan menjauhi area yang berpotensi terdampak pohon tumbang. Penanganan pascakejadian masih berlangsung di lapangan.