ACEH — Informasi terbaru dari rantai pasok mengindikasikan bahwa Apple tengah mempersiapkan peningkatan baterai yang signifikan untuk iPhone 18 Pro Max. Bocoran yang beredar di kalangan analis menunjukkan ada dua varian kapasitas baterai tergantung pada dukungan kartu SIM fisik di masing-masing negara.
Menurut laporan terbaru, iPhone 18 Pro Max versi eSIM (tanpa slot kartu fisik) akan mengusung baterai berkapasitas 5.425 mAh. Sementara itu, varian yang masih menyertakan slot kartu SIM fisik dibekali baterai 5.235 mAh.
Jika bocoran ini akurat, angka tersebut akan menjadi yang tertinggi untuk sebuah ponsel Apple. Sebagai gambaran, iPhone 17 Pro Max yang beredar saat ini memiliki baterai sekitar 4.685 mAh.
Selain sektor daya, bocoran juga menyebutkan iPhone 18 Pro dan Pro Max akan ditenagai chip A20 Pro. Prosesor ini kabarnya akan diproduksi menggunakan teknologi fabrikasi 2nm, yang merupakan lompatan besar dari proses 3nm yang digunakan di chip A19 Pro saat ini.
Proses 2nm memungkinkan transistor yang lebih kecil dan lebih rapat. Hasilnya, performa komputasi meningkat drastis sementara konsumsi daya justru lebih rendah, yang secara langsung berkontribusi pada ketahanan baterai yang lebih lama.
Untuk model non-Max, bocoran sebelumnya mengindikasikan iPhone 18 Pro juga akan mendapatkan upgrade baterai, namun dalam skala yang lebih moderat. Detail spesifik kapasitas baterai untuk model ini masih belum terungkap secara jelas.
Belum ada informasi apakah peningkatan ini akan diikuti dengan teknologi pengisian daya yang lebih cepat. Saat ini, iPhone 17 Pro Max mendukung pengisian daya kabel maksimal 35W.
Apple diperkirakan akan mengumumkan lini iPhone 18 series pada September 2026. Ini berarti konsumen masih harus menunggu sekitar dua tahun lagi untuk bisa mendapatkan perangkat ini.
Bagi pengguna di Indonesia yang mengandalkan layanan operator lokal, kehadiran varian dengan slot SIM fisik menjadi kabar baik. Sebab, adopsi eSIM di Indonesia masih belum merata di semua penyedia layanan seluler.
Bocoran awal ini tentu masih bisa berubah, mengingat produk masih dalam tahap pengembangan. Namun, arah pengembangan yang fokus pada daya tahan baterai dan efisiensi chip menunjukkan Apple mendengar keluhan penggunanya soal usia pakai perangkat.