LHOKSUKON — Kepemimpinan baru Partai Golkar Aceh Utara periode 2026-2030 resmi dimulai. T. M. Isa Azis ditetapkan sebagai ketua terpilih melalui mekanisme aklamasi dalam Musda XI yang dibuka langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Aceh, H. M. Salim Fakhry, S.E., M.M.
Proses suksesi ini menjadi titik penting bagi partai yang tengah berupaya memperkuat posisi politiknya di tingkat kabupaten dan provinsi. Musda yang digelar di Lhoksukon itu turut dihadiri Wakil Bupati Aceh Utara Tarmizi, S.I.Kom., serta anggota DPR RI periode 2024-2029, H. Ilham Pangestu.
Di bawah kepemimpinan baru, Partai Golkar Aceh Utara memasang target ambisius pada kontestasi elektoral mendatang. Ketua DPD periode sebelumnya, As’adi, menyampaikan bahwa partai menargetkan minimal satu kursi terisi di setiap daerah pemilihan (dapil).
“Mudah-mudahan dengan hasil perolehan Musda hari ini, ke depan dari enam daerah pemilihan di Aceh Utara, kita targetkan minimal terisi satu kursi per dapil atau total enam kursi,” ujarnya saat memberikan sambutan.
Target tersebut dinilai realistis mengingat tren positif yang diraih partai pada Pemilu 2024 lalu. Golkar berhasil menambah satu kursi di DPR RI, mempertahankan kursi DPRA, serta menambah perolehan kursi di DPRK Aceh Utara.
As’adi mengungkapkan bahwa pencapaian pada Pemilu 2024 merupakan hasil kerja keras kolektif selama 20 tahun. Ia menegaskan partainya sempat kehilangan posisi wakil pimpinan di DPRK akibat penurunan perolehan kursi pada periode sebelumnya.
“Sebenarnya bukan merebut, tapi kita mengambil kembali. Dulu kita berada di delapan kursi saat era awal reformasi. Pada Pemilu 2024 ini, Alhamdulillah kita berhasil menambah satu kursi di DPR RI, mempertahankan kursi DPRA, serta menambah perolehan kursi di DPRK Aceh Utara,” jelasnya.
Apresiasi khusus disampaikan As’adi kepada jajaran pengurus, terutama Pimpinan Kecamatan (PK) di tingkat akar rumput dan para calon legislatif (caleg) yang bekerja sama di lapangan.
Ketua DPD Partai Golkar Aceh, H. M. Salim Fakhry, menegaskan bahwa siapapun yang terpilih nantinya akan memberikan yang terbaik untuk partai. Ia juga membakar semangat para kader dan seluruh sayap partai yang hadir dalam Musda XI.
Salim mengharapkan seluruh kader tetap memberikan yang terbaik untuk partai. Kehadiran sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua KIP Aceh Utara Hidayatullah Akbar dan Ketua Panwaslu Aceh Utara H. Syahrizal, S.H., M.H., serta perwakilan partai politik lain, menandai dukungan luas terhadap proses demokrasi internal partai ini.