Sebanyak tujuh rumah warga di Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur, rusak diterjang puting beliung yang disertai hujan lebat dan petir, Rabu (26/8) malam. Angin kencang juga menumbangkan sebuah pohon yang menutup badan jalan lintas Julok-Alue Ie Mirah, sempat mengganggu akses masyarakat.
ACEH TIMUR — Camat Julok, Muhammad, mengatakan kerusakan rumah tersebar di dua gampong. Enam unit rumah dilaporkan rusak di Gampong Kuala Geulumpang dan satu unit di Gampong Blang Uyok. Jumlah tersebut masih bisa bertambah karena proses pendataan di lapangan masih berlangsung.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 19.00 hingga 20.00 WIB. Selain merusak rumah, angin kencang juga menyebabkan sebuah pohon tumbang di Gampong Blang Jambe hingga menutupi badan jalan lintas Julok-Alue Ie Mirah.
Muhammad menyebutkan, pihaknya bersama perangkat gampong langsung turun ke lokasi untuk meninjau kondisi warga terdampak. Dari hasil peninjauan, sejumlah warga menyampaikan kebutuhan mendesak setelah bagian atap rumah mereka rusak.
"Mereka meminta agar rumahnya diperbaiki, seperti atap seng diterbang angin agar diberikan seng pengganti," katanya di Aceh Timur, Kamis.
Tak hanya bagian atap, sebagian dinding rumah warga juga mengalami kerusakan. Warga turut meminta bantuan material berupa tripleks untuk menutup atau memperbaiki bagian rumah yang rusak.
Dampak dari angin puting beliung, hujan deras, dan petir juga menyebabkan salah satu trafo listrik meledak ke arah Gampong Kuala Geulumpang. Akibat gangguan tersebut, sebagian wilayah gampong mengalami pemadaman listrik.
Salah satu wilayah yang terdampak adalah Gampong Blang Uyok yang dilaporkan sempat gelap gulita. Kondisi ini memperparah situasi warga yang rumahnya rusak akibat terjangan angin.
Muhammad mengatakan, pihaknya masih melakukan pendataan terhadap dampak bencana tersebut. Pendataan dilakukan untuk mengetahui jumlah keseluruhan rumah yang rusak serta kebutuhan warga yang harus segera mendapatkan penanganan.
"Saat ini, kami masih mendata terhadap dampak bencana tersebut. Pendataan untuk mengetahui jumlah keseluruhan rumah yang rusak serta kebutuhan warga yang harus segera mendapatkan penanganan," kata Muhammad.