Pencarian

Ekonomi Aceh Triwulan I 2026 Tumbuh 4,09 Persen, Melambat karena Kontraksi 0,61 Persen dari Kuartal Sebelumnya

Senin, 18 Mei 2026 • 22:10:19 WIB
Ekonomi Aceh Triwulan I 2026 Tumbuh 4,09 Persen, Melambat karena Kontraksi 0,61 Persen dari Kuartal Sebelumnya
Pertumbuhan ekonomi Aceh triwulan I 2026 melambat menjadi 4,09 persen secara tahunan.

BANDA ACEH — Pertumbuhan ekonomi Aceh pada triwulan I 2026 hanya mencapai 4,09 persen secara tahunan (year-on-year/y-on-y). Angka ini lebih rendah dari capaian triwulan I 2025 yang sebesar 4,59 persen.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh menunjukkan perekonomian daerah itu justru mengalami kontraksi 0,61 persen jika dibandingkan dengan triwulan IV 2025 (quarter-to-quarter/q-to-q). Nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Aceh atas dasar harga berlaku pada triwulan I 2026 tercatat Rp66,39 triliun, sementara PDRB harga konstan mencapai Rp39,95 triliun.

Belanja Pemerintah dan Idulfitri Jadi Pendongkrak

Meski melambat secara tahunan, sejumlah sektor tetap mencatatkan pertumbuhan positif. BPS mencatat peningkatan aktivitas produksi dan konsumsi masyarakat terjadi menjelang Idulfitri. Industri pengolahan, perdagangan, dan mobilitas warga selama libur panjang menjadi motor utama.

Belanja pemerintah dan proyek rehabilitasi pascabencana turut menyumbang terhadap perputaran ekonomi. Sektor perdagangan menjadi kontributor pertumbuhan terbesar dengan andil 1,27 persen. Disusul administrasi pemerintahan sebesar 0,65 persen dan pertanian sebesar 0,10 persen.

Kontribusi Ekonomi Aceh ke Sumatera Capai 4,88 Persen

Secara regional, pertumbuhan ekonomi Aceh sebesar 4,09 persen memberikan kontribusi 4,88 persen terhadap perekonomian Pulau Sumatera. Capaian ini masih di bawah rata-rata pertumbuhan beberapa provinsi tetangga.

Sementara itu, pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sumatera pada periode yang sama tercatat di Kepulauan Riau yang mencapai 7,04 persen. Data ini menunjukkan perlunya percepatan di sektor-sektor unggulan Aceh agar daya saing regional meningkat.

Bagikan
Sumber: nukilan.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks