Pencarian

Azlan Johar Minta FAM Berhenti Bergantung pada Pelatih Asing

Senin, 19 Oktober 2026 • 19:02:31 WIB
Azlan Johar Minta FAM Berhenti Bergantung pada Pelatih Asing
Mantan pemain timnas Malaysia Azlan Johar mendesak FAM memprioritaskan pelatih lokal.

ACEH — Mantan pemain timnas Malaysia, Azlan Johar, mendesak Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) memprioritaskan pelatih lokal ketimbang asing. Penolakan Hajime Moriyasu terhadap tawaran Harimau Malaya disebutnya jadi momentum untuk mengevaluasi total strategi perekrutan pelatih.

Desakan Azlan muncul setelah sejumlah laporan menyebut pelatih Jepang Hajime Moriyasu menolak tawaran untuk menangani Malaysia. Dalam wawancara dengan Berita Harian, Azlan menilai ketergantungan pada pelatih asing perlu dihentikan.

Gaji Besar Pelatih Asing Tak Jaminan Prestasi

Azlan menyoroti besarnya biaya yang dikeluarkan FAM untuk mendatangkan pelatih asing. Menurutnya, nominal gaji dan fasilitas mewah tidak berbanding lurus dengan capaian di lapangan.

"Sebagai mantan pemain tim nasional, menurut saya kita tidak perlu terlalu mengidealkan pelatih asing. Di atas kertas, mereka mungkin tampak mengesankan dengan teori dan taktik yang canggih, namun kenyataannya, hasil di lapangan sering kali jauh dari harapan," kata Azlan.

Ia menuding sebagian pelatih asing datang semata-mata demi imbalan finansial. Begitu ada tawaran lebih menguntungkan dari negara lain, mereka meninggalkan tim tanpa ragu.

"Banyak dari mereka datang ke sini terutama demi imbalan finansial dan berbagai fasilitas yang ditawarkan. Kita melayani mereka dengan sangat baik dan memberikan insentif yang besar, namun begitu muncul masalah atau ada tawaran yang lebih menguntungkan dari tempat lain, mereka langsung pergi tanpa berpikir dua kali," ucapnya menambahkan.

Loyalitas Pelatih Asing Dipertanyakan

Azlan juga menyoroti minimnya loyalitas pelatih asing ketika Malaysia menghadapi masalah. Ia membandingkan perlakuan FAM terhadap pelatih lokal yang menurutnya jauh lebih minim fasilitas.

"Lihat saja kasus-kasus pelatih asing sebelumnya; kita memberikan semua yang mereka minta, jauh lebih banyak daripada yang diberikan kepada pelatih lokal, tetapi saat ada tawaran lain, mereka tetap memilih untuk meninggalkan tim," ujarnya.

Rekam Jejak Trofi: Pelatih Lokal Terbukti

Argumen utama Azlan bersandar pada sejarah. Ia menyebut gelar juara terakhir Malaysia diraih saat tim ditangani pelatih lokal, yakni Datuk K. Rajagobal dan Datuk Ong Kim Swee.

"Sejarah dengan jelas menunjukkan bahwa terakhir kali kita merasakan kegembiraan menjadi juara adalah saat tim ditangani oleh pelatih lokal, seperti Datuk K. Rajagobal dan Datuk Ong Kim Swee," kata Azlan.

Menurutnya, deretan pelatih asing yang pernah menangani Harimau Malaya tidak pernah mempersembahkan trofi bergengsi. Karena itu, ia mendorong FAM menaruh kepercayaan penuh pada pelatih lokal yang sudah ada.

"Deretan pelatih asing yang pernah kita miliki di masa lalu tidak pernah sekalipun mempersembahkan trofi bergengsi bagi negara ini. Oleh karena itu, menurut saya jauh lebih tepat jika kita menaruh kepercayaan kepada pelatih lokal yang sudah kita miliki," tutur Azlan.

Momentum Evaluasi untuk FAM

Penolakan Moriyasu menjadi pukulan tersendiri bagi FAM yang tengah mencari pengganti di kursi pelatih. Azlan berharap insiden ini dibaca sebagai sinyal untuk membangun kredibilitas timnas lewat jalur pembinaan lokal, bukan belanja nama besar dari luar.

Follow www.pantauaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks