ACEH — Bayi laki-laki berusia dua minggu di Distrik Tiruvallur, Tamil Nadu, India, meninggal dunia setelah tersedak saat disusui ibunya. Polisi Periyapalayam masih menyelidiki penyebabnya, sementara kasus ini mengingatkan pentingnya mengenali tanda tersedak dan pertolongan pertama pada bayi.
Insiden memilukan terjadi di Desa Tirunilai, dekat Ponneri, Distrik Tiruvallur, Tamil Nadu, India. Bayi laki-laki berusia dua minggu itu merupakan anak ketiga pasangan Senthil Kumar (25) dan Madumitha (23). Sang ayah bekerja sebagai sopir truk.
Menurut keterangan kepolisian, Madumitha sedang menyusui bayinya pada Sabtu sore ketika sang anak tiba-tiba tersedak dan mengalami komplikasi. Bayi sempat dibawa ke pusat layanan kesehatan primer tak jauh dari rumah, lalu dirujuk ke rumah sakit pemerintah di Ponneri.
Dokter yang memeriksa menyatakan bayi telah meninggal dunia. Polisi Periyapalayam mencatat kasus ini dan menyerahkan jenazah kepada keluarga, sambil terus menyelidiki penyebab kejadian.
Mengapa Bayi Bisa Tersedak Saat Menyusui
Bayi baru lahir memiliki refleks menelan yang belum sempurna dan saluran napas yang masih sangat kecil. Aliran ASI yang terlalu deras, posisi menyusui yang kurang tepat, atau pelekatan mulut bayi yang belum pas bisa membuat susu masuk ke saluran napas.
Karena itu, ibu perlu memperhatikan posisi kepala bayi sedikit lebih tinggi dari perut dan memastikan mulut bayi menempel penuh pada puting. Jika ASI memancar terlalu kuat, hentikan sesaat dan sendawakan bayi sebelum melanjutkan.
Tanda Bayi Tersedak yang Wajib Ibu Kenali
Tersedak ringan biasanya ditandai batuk kuat, wajah memerah, dan bayi masih bisa bersuara. Kondisi ini berbeda dengan sumbatan total yang jauh lebih berbahaya.
- Batuk melemah atau berhenti sama sekali
- Bayi tidak bisa menangis atau bersuara
- Wajah membiru, terutama di sekitar bibir
- Kesulitan bernapas atau dada terlihat menarik ke dalam
- Tubuh lemas dan tidak responsif
Jika tanda-tanda di atas muncul, jangan menunggu. Segera minta bantuan darurat sambil melakukan pertolongan pertama.
Pertolongan Pertama pada Bayi di Bawah Satu Tahun
Untuk bayi di bawah satu tahun, prosedur yang dianjurkan adalah lima tepukan punggung dilanjutkan lima dorongan dada. Duduklah dengan posisi stabil, lalu letakkan bayi tengkurap di sepanjang lengan bawah atau paha dengan kepala dan leher tersangga baik.
Berikan maksimal lima tepukan tegas memakai pangkal telapak tangan di tengah punggung, tepat di antara kedua tulang belikat. Setelah setiap tepukan, periksa apakah benda atau susu yang menyumbat sudah keluar. Hentikan tindakan bila sumbatan teratasi.
Jika belum, balik bayi dan lakukan lima dorongan dada dengan dua jari di bagian tengah dada. Ulangi siklus ini sambil menunggu bantuan medis datang.
Yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Bayi Tersedak
Jangan menyapu mulut bayi dengan jari secara membabi buta. Tindakan ini justru berisiko mendorong sumbatan lebih dalam ke saluran napas.
Hindari juga mengguncang tubuh bayi atau memberi minum untuk "melancarkan" sumbatan. Jika bayi tidak mampu bernapas, batuk, atau bersuara, langsung hubungi layanan darurat dan ikuti instruksi petugas.
Kapan Harus ke Dokter
Bawa bayi ke fasilitas kesehatan bila ia tampak lemas setelah tersedak, napasnya berbunyi, atau ada riwayat batuk mendadak saat menyusui meski kondisinya sudah membaik. Pemeriksaan lanjutan penting untuk memastikan tidak ada sisa susu di saluran napas.
Untuk ibu yang baru pertama kali menyusui, konsultasikan posisi dan pelekatan ke bidan atau konselor laktasi. Pendampingan awal membuat proses menyusui lebih aman dan nyaman bagi bayi maupun ibu.
Menyusui adalah momen paling dekat antara ibu dan bayi, dan sebagian besar berjalan lancar. Tetap tenang, kenali tanda bahaya, dan kuasai pertolongan pertama agar ibu siap menghadapi situasi tak terduga.