BANDA ACEH — Penurunan harga emas perhiasan di Banda Aceh mengakhiri stagnasi sepekan terakhir. Sebelumnya, harga bertahan di Rp7.560.000 per mayam sejak pekan lalu.
Bagi calon pembeli, penurunan harga dasar belum sepenuhnya meringankan pengeluaran. Ada biaya pembuatan perhiasan yang harus disiapkan di luar harga emas.
Ongkos Pembuatan Rp200.000-Rp250.000 per Mayam
Biaya pembuatan perhiasan di Banda Aceh berkisar Rp200.000 hingga Rp250.000 per mayam. Nominal itu dibayarkan terpisah dan tidak termasuk dalam harga emas yang terpampang.
Artinya, total biaya yang perlu disiapkan pembeli untuk satu mayam emas perhiasan berada di atas harga dasar yang tercatat. Besaran ongkos pembuatan bergantung pada jenis dan tingkat kerumitan perhiasan yang dipesan.
Emas Antam Turun Rp4.000 per Gram
Pelemahan juga terjadi pada emas batangan PT Aneka Tambang (Antam). Berdasarkan laman Logam Mulia yang dipantau, harga emas Antam turun Rp4.000 menjadi Rp2.550.000 per gram dari sebelumnya Rp2.554.000 per gram.
Harga jual kembali atau buyback emas Antam turut turun menjadi Rp2.365.000 per gram. Selisih antara harga jual dan buyback menjadi pertimbangan bagi pemegang emas yang berencana mencairkan asetnya.
Pajak 1,5 Persen untuk Buyback di Atas Rp10 Juta
Transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10 juta dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen. Pajak tersebut dipotong langsung dari total nilai transaksi.
Harga emas batangan Antam dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan harga. Calon pembeli maupun penjual disarankan memantau laman resmi Logam Mulia sebelum bertransaksi.