Pencarian

Kapolri Pimpin Penggerebekan Pabrik Sabu Jaringan Internasional di Pidie, Ulama Aceh Apresiasi

Minggu, 25 Oktober 2026 • 11:32:02 WIB
Kapolri Pimpin Penggerebekan Pabrik Sabu Jaringan Internasional di Pidie, Ulama Aceh Apresiasi
Kapolri memimpin langsung penggerebekan pabrik sabu yang diduga terhubung jaringan internasional di Gampong Ulee Tutue, Kabupaten Pidie.

PIDIE — Tim gabungan kepolisian menggerebek sebuah pabrik sabu yang diduga terhubung jaringan internasional di Gampong Ulee Tutue, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie. Operasi berlangsung pada Rabu (21/10/2026), dengan Kapolri hadir langsung di lokasi penggerebekan.

Kehadiran orang nomor satu di kepolisian itu di garda terdepan operasi dibaca sebagai sinyal keseriusan negara memberantas peredaran narkoba. Pabrik tersebut selama ini disebut memproduksi barang haram yang menyasar masa depan generasi bangsa.

Dari Pesantren Lhokseumawe, Apresiasi Mengalir

Getaran operasi di Pidie sampai ke sudut-sudut pesantren di Aceh. Dari Kota Lhokseumawe, Tgk Jamaluddin H. Kadir, Pimpinan Dayah QAHA Ukhwatul Qur'an, menyampaikan penghargaan mendalam kepada Kapolri.

"Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri atas langkah tegas pemberantasan narkoba ini," ujar Tgk Jamaluddin.

Bagi kalangan tengku dan ulama, langkah kepolisian dinilai bukan sekadar formalitas pejabat. Tgk Jamaluddin menyebutnya sebagai wujud nyata komitmen tanpa kompromi terhadap pemberantasan narkoba.

Narkoba dan Kecemasan yang Merayap di Gampong

Di Aceh, isu narkoba tak lagi berhenti sebagai angka di atas kertas laporan kriminal. Tgk Jamaluddin menggambarkan narkoba sebagai racun senyap yang merayap ke gampong-gampong, merusak akal sehat, dan memutus asa para pemuda.

Kecemasan itu hidup di hati para orang tua dan pendidik. Dalam pandangan Islam, segala yang memabukkan dan merusak kesadaran dikutuk keras. Hilangnya akal sehat disebut sebagai pemantik utama lahirnya berbagai tindak kriminalitas lain di tengah masyarakat.

"Ketika narkoba masuk, ketenteraman warga menjadi taruhannya," kata Tengku Jamal.

Harapan Baru bagi Generasi Muda Aceh

Keberhasilan operasi di Pidie dan perhatian langsung Kapolri menumbuhkan kembali optimisme. Komitmen kepolisian dinilai memberi perisai bagi masa depan generasi muda Aceh.

Tgk Jamaluddin menegaskan bahwa menjaga generasi muda dari narkoba adalah bagian dari merawat peradaban dan menjaga amanah Allah. "Narkoba merupakan racun perusak akal yang menjadi pintu kemaksiatan," ucapnya.

Di akhir untaian apresiasinya, Waled Jamal, sapaan akrabnya, menyelipkan doa agar ikhtiar besar ini mendapat rida-Nya. Tujuannya tak lain melindungi keluarga, anak-cucu, dan seluruh elemen bangsa dari kehancuran barang haram tersebut.

"Kehadiran pemimpin di garis depan melawan narkoba menunjukkan ketegasan negara dalam membersihkan dan memartabatkan masa depan bangsa," demikian Pimpinan Dayah QAHA Ukhwatul Qur'an Lhokseumawe.

Follow www.pantauaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: waspada.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks