Pemulihan Layanan Kesehatan, Satgas Fokuskan Penataan Instalasi Farmasi Aceh Tamiang

Relawan Satgas membersihkan dan menata Instalasi Farmasi Aceh Tamiang pascabanjir bandang.
Penulis: Redaksi
Selasa, 13 Januari 2026 | 12:10:43 WIB

ACEH TAMIANG — Relawan Satuan Tugas (Satgas) Gabungan melakukan upaya pemulihan layanan kefarmasian di Instalasi Farmasi Kabupaten Aceh Tamiang pascabanjir bandang yang melanda wilayah tersebut. Kegiatan pemulihan dilaksanakan selama lima hari dan berakhir pada Sabtu (10/1/2026).

Satgas Gabungan ini melibatkan sejumlah unsur, antara lain Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Banda Aceh, Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Banda Aceh, BKK Kelas II Kota Sabang, Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Kota Banda Aceh, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Aceh, serta organisasi profesi tenaga laboratorium kesehatan PATELKI.

Perwakilan BBPOM Aceh, Darwin Syah Putra, menjelaskan bahwa fokus utama kegiatan relawan adalah membersihkan dan menata kembali Instalasi Farmasi agar layanan kesehatan dapat segera berjalan normal.

“Tim melakukan penyusunan dan pengelompokan obat-obatan, terutama sediaan cair, serta memisahkan obat yang sempat terendam banjir untuk mencegah risiko penggunaan obat yang tidak aman,” ujar Darwin, Selasa (13/1/2026).

Dalam kegiatan tersebut, sebagian besar obat sediaan cair berhasil dikelompokkan dan diberi penanda khusus. Sementara itu, obat sediaan padat dan alat kesehatan dipisahkan sesuai jenis dan kategorinya untuk memudahkan pendataan dan pengelolaan lanjutan.

Selain penataan obat, relawan juga membersihkan area depan Instalasi Farmasi dari tumpukan dus obat, Bahan Medis Habis Pakai (BMHP), pallet, serta lumpur sisa banjir yang menghambat aktivitas layanan.

Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan dengan berkoordinasi bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang guna memastikan proses pemulihan berjalan sesuai standar dan kebutuhan daerah.

Menurut Darwin, penataan dan pemilahan obat pascabencana merupakan langkah krusial untuk menjamin keamanan obat sebelum kembali digunakan oleh fasilitas pelayanan kesehatan.

“Melalui kegiatan ini, kami berupaya memastikan obat-obatan yang digunakan kembali benar-benar aman, sekaligus mendukung percepatan pemulihan layanan farmasi agar masyarakat bisa segera memperoleh pelayanan kesehatan secara optimal,” jelasnya.

Satgas Gabungan berharap Instalasi Farmasi Kabupaten Aceh Tamiang dapat segera berfungsi normal dan kembali mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak banjir bandang.

Reporter: Redaksi