vivo S2 Dikabarkan Bangkitkan Kembali Seri S Mid-Range di 2026

Penulis: Fajar  •  Sabtu, 09 Mei 2026 | 00:39:01 WIB
vivo dikabarkan akan menghadirkan kembali seri S mid-range pada 2026.

Informasi ini pertama kali muncul dari unggahan seorang tipster di platform X. Menurut bocoran tersebut, vivo tengah menyiapkan jajaran perangkat vivo S2, meski belum ada detail pasti mengenai jumlah varian yang akan dirilis.

Posisi Pasar dan Strategi vivo

Dalam unggahannya, tipster hanya menyebut bahwa ponsel seri S2 akan masuk ke dalam kategori "mid-price bucket smartphones" atau ponsel pintar kelas menengah. Tidak ada spesifikasi teknis yang bocor untuk saat ini.

Keputusan ini menarik karena vivo sempat vakum dari segmen S Series selama lebih dari lima tahun. Seri S1 pertama kali diperkenalkan pada Juli 2019, dan hanya bertahan sekitar satu tahun sebelum akhirnya berhenti.

Apa yang Bisa Diharapkan dari vivo S2?

Dengan label mid-range, seri S2 kemungkinan akan bersaing di segmen harga yang sama dengan pendahulunya. Namun, tanpa informasi lebih lanjut, masih sulit memprediksi fitur atau spesifikasi yang akan diusung.

Tips dari sumber yang sama mengindikasikan bahwa vivo S2 bisa menjadi lini yang cukup besar, mengingat disebut sebagai "whole line" atau seluruh jajaran perangkat. Artinya, vivo mungkin tidak hanya merilis satu model, melainkan beberapa varian sekaligus.

Kapan vivo S2 Rilis?

Rumor menyebutkan bahwa seri S2 akan hadir pada 2026. Namun, belum ada konfirmasi resmi dari vivo mengenai jadwal peluncuran atau target pasar di luar India.

Bagi pengguna Indonesia yang menantikan kehadiran seri S2, masih harus bersabar. Biasanya, vivo kerap merilis model tertentu secara eksklusif di pasar India sebelum diperluas ke negara lain, termasuk Indonesia.

Meski informasi masih terbatas, kabar kebangkitan seri S ini cukup mengejutkan. vivo tampaknya ingin mengisi celah di segmen mid-range yang saat ini semakin kompetitif dengan kehadiran merek-merek seperti Xiaomi, Realme, dan Samsung.

Reporter: Fajar
Sumber: gsmarena.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top