Harga Gabah Kopi Arabika di Gayo Lues Naik Tipis, Petani Tetap Keluhkan Biaya Produksi

Penulis: Yasir  •  Senin, 11 Mei 2026 | 15:23:53 WIB
Harga gabah kopi arabika di Gayo Lues naik tipis menjadi Rp 63 ribu per bambu pekan ini.

BLANGKEJERENHarga gabah kopi arabika di Kabupaten Gayo Lues mencatatkan kenaikan tipis pada pekan ini. Berdasarkan informasi dari petani di Blangkejeren, harga jual hari ini mencapai Rp 63 ribu per bambu atau setara Rp 630 ribu per kaleng.

Angka tersebut naik Rp 1.000 dari harga pekan lalu yang masih bertahan di Rp 62 ribu per bambu. Meski kenaikannya tipis, pergerakan harga ini sempat membuat petani di kawasan sentra kopi gayo itu bersemangat.

Kenaikan Harga Tak Sebanding dengan Biaya Produksi

Adi, petani kopi arabika di Blangkejeren, mengaku baru saja menjual hasil panennya ke UD. Indah Kopi di desa Porang. Ia mengonfirmasi bahwa harga saat ini masih tergolong tinggi jika dibandingkan dengan beberapa tahun terakhir.

"Alhamdulillah harganya naik Rp 1.000 per bambu dari Minggu yang lalu. Sebelumnya harga jual gabah kopi arabika hanya Rp 62 ribu per bambu, hari ini Rp 63 ribu per bambu," kata Adi.

Namun, Adi menekankan bahwa kenaikan harga jual tidak otomatis membuat petani untung besar. "Harga sekarang masih sangat tinggi jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, namun kenaikan harga ini bukan berarti membuat petani untung besar, karena harga gabah kopi naik, harga pupuk, obat-obatan dan kebutuhan lainnya juga ikutan naik," ujarnya.

Cuaca Ekstrem Bikin Kopi Berbuah Sepanjang Waktu

Di sisi lain, kondisi perkebunan kopi di Gayo Lues saat ini masih menunjukkan produktivitas tinggi. Meski baru saja melewati masa panen raya, pohon kopi tetap berbuah lebat.

Fenomena ini disebut-sebut dipicu oleh perubahan cuaca yang tidak menentu. Akibatnya, siklus berbunga dan berbuah kopi arabika menjadi tidak lazim, sehingga pasokan gabah kopi tetap melimpah meski di luar musim panen utama.

Para petani berharap tren kenaikan harga ini bisa bertahan lebih lama untuk menutup biaya produksi yang terus membengkak. Sebagian dari mereka juga mulai menahan stok untuk mendapatkan harga yang lebih baik di pekan mendatang.

Reporter: Yasir
Sumber: portalsatu.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top