LANGSA — Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S Putra, menyebut pasar murah ini sebagai upaya nyata menekan inflasi daerah sekaligus meringankan beban warga menjelang hari raya. Kota Langsa baru-baru ini meraih penghargaan dari Menteri Dalam Negeri sebagai daerah terbaik dalam pengendalian inflasi untuk Regional I Sumatera.
Setiap paket sembako yang dijual dalam program ini terdiri dari beras 10 kilogram, gula pasir 2 kilogram, minyak goreng 2 liter, dan telur ayam 1 papan. Harris Gusnaly, perwakilan penyelenggara, mengatakan seluruh komoditas telah disubsidi pemerintah dan dipastikan layak konsumsi.
“Pasar murah ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Idul Adha. Kami mengimbau warga untuk datang lebih awal dan tetap tertib selama kegiatan berlangsung,” ujarnya.
Pemko Langsa menjadwalkan kegiatan di Tribun Lapangan Merdeka (Kecamatan Langsa Kota) pada 18 Mei 2026, Kantor Camat Langsa Barat pada 19 Mei 2026, Pasar Tradisional Langsa Baro pada 20 Mei 2026, dan Kantor Camat Langsa Timur pada 25 Mei 2026. Sementara itu, Pemerintah Aceh juga menggelar pasar murah di Tribun Lapangan Merdeka pada 21 Mei 2026, Pasar Tradisional Langsa Lama pada 22 Mei 2026, dan Kantor Camat Langsa Barat pada 23 Mei 2026.
Seluruh kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai dan terbuka untuk masyarakat umum.
Wali Kota Jeffry Sentana S Putra menegaskan bahwa pasar murah ini merupakan bentuk kerja konkret Pemko Langsa dalam mengendalikan inflasi. “Alhamdulillah, Kota Langsa meraih juara pertama se-Regional I Sumatera,” katanya.
Pemko Langsa berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta membantu menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H.