Pencarian

BSI Aceh Catat Pertumbuhan Nasabah 0,5 Juta pada Kuartal I 2026, DPK Regional Tembus Rp21 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 • 19:55:46 WIB
BSI Aceh Catat Pertumbuhan Nasabah 0,5 Juta pada Kuartal I 2026, DPK Regional Tembus Rp21 Triliun
BSI Aceh catat pertumbuhan nasabah 0,5 juta pada kuartal I 2026 dengan DPK regional mencapai Rp21 triliun.

BANDA ACEH — BSI Regional Aceh menggelar Media Gathering bersama insan pers, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS), serta Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Banda Aceh, Senin lalu. Acara ini menjadi forum diskusi tentang peran strategis perbankan syariah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Aceh.

RCEO BSI Aceh, Imsak Ramadhan, memaparkan bahwa secara nasional BSI mencatatkan pertumbuhan customer base yang signifikan. Sejak merger pada 1 Februari 2021, jumlah nasabah bertambah 9,26 juta orang. Khusus pada Kuartal I 2026, terjadi penambahan sekitar 0,5 juta nasabah sehingga total mencapai 23,7 juta nasabah.

DPK dan Pembiayaan Tumbuh Double Digit

Peningkatan jumlah nasabah mendorong Dana Pihak Ketiga (DPK) BSI secara nasional pada Triwulan I 2026 tumbuh 18 persen secara tahunan menjadi Rp376,8 triliun. Dari sisi pembiayaan, BSI mencatat pertumbuhan 14,39 persen (YoY) menjadi Rp329 triliun.

Kualitas pembiayaan tetap terjaga dengan rasio Non-Performing Financing (NPF) gross sebesar 1,8 persen, membaik dibandingkan periode sebelumnya 1,88 persen. Sementara NPF nett berada pada level 0,38 persen.

Total aset BSI per Maret 2026 meningkat menjadi Rp460,1 triliun. Capaian ini mengantarkan BSI masuk jajaran Top 5 Bank di Indonesia setelah resmi menjadi bank persero pada 23 Januari 2026.

Kinerja Regional Aceh: Aset Naik 11,36 Persen

Untuk regional Aceh, DPK tumbuh 17,49 persen (YoY) menjadi Rp21 triliun. Pembiayaan BSI Aceh tumbuh 11,15 persen (YoY) menjadi Rp25,4 triliun dengan kualitas yang tetap sehat.

Aset BSI Regional Aceh per posisi Maret 2026 naik menjadi Rp26,4 triliun, meningkat Rp2,7 triliun atau 11,36 persen secara tahunan.

Sinergi dengan Media dan Regulator Diperkuat

Ketua PWI Aceh, M. Nasir Nurdin, mengapresiasi gelaran Media Gathering ini. Menurutnya, kolaborasi antara BSI dan media penting untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai perkembangan ekonomi dan keuangan syariah.

Asisten Direktur OJK Aceh, Firman Octo Armando, menegaskan bahwa perbankan syariah memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi Aceh. Penguatan sektor jasa keuangan syariah akan menjadi fondasi penting dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Dua Pemateri Bahas Ekosistem Halal dan UMKM

Kegiatan ini menghadirkan Wakil Direktur Eksekutif KDEKS Aceh, Prof. Dr. Hafas Furqani, M.Ec., serta Manager Madya OJK Aceh, Ferdinan Daular. Prof. Hafas menjelaskan peran KDEKS dalam mendorong percepatan pengembangan ekonomi syariah melalui penguatan ekosistem halal dan peningkatan literasi ekonomi syariah.

Sementara itu, Ferdinan Daular memaparkan kontribusi industri perbankan syariah dalam mendukung pembiayaan sektor produktif, penguatan UMKM, serta peningkatan inklusi keuangan syariah di daerah.

Melalui Media Gathering ini, BSI Aceh berharap sinergi antara perbankan syariah, regulator, akademisi, dan media terus diperkuat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Aceh yang lebih maju dan berkelanjutan berbasis nilai-nilai syariah.

Bagikan
Sumber: beritarakyataceh.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks