Pencarian

Siswi Nias Utara Ditemukan Tewas di Sungai Setelah Hilang 2 Hari, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Senin, 18 Mei 2026 • 10:25:05 WIB
Siswi Nias Utara Ditemukan Tewas di Sungai Setelah Hilang 2 Hari, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
Jasad siswi AJZ ditemukan di sungai kecil setelah hilang dua hari di Nias Utara.

NIAS UTARA — Pencarian selama dua hari terhadap AJZ (17), siswi asal Dusun IV, Desa Hilina'a, Kecamatan Alasa Talumuzoi, berakhir tragis. Jasadnya ditemukan warga di aliran sungai kecil di area perkebunan pada Jumat (15/5) sore, sekitar pukul 17.30 WIB.

Plt Kasi Humas Polres Nias Aipda Aris Gulo membenarkan penemuan tersebut. "Iya, sempat dilaporkan hilang," ujarnya kepada detikSumut, Senin (18/5/2026).

Awal Mula: Korban Tak Pulang Sejak Rabu

Keluarga korban mulai panik setelah AJZ tak kunjung pulang ke rumah sejak Rabu (13/5). Selama dua hari, mereka bersama warga setempat melakukan pencarian mandiri ke sejumlah titik di sekitar permukiman dan perkebunan. Upaya itu belum membuahkan hasil.

Baru pada Jumat (15/5) siang, keluarga memutuskan melaporkan kehilangan AJZ ke Polsek Alasa. Laporan itu masuk beberapa jam sebelum jasad korban akhirnya ditemukan di sungai kecil tak jauh dari lokasi pencarian awal.

Proses Penemuan: Tas, Baju Sekolah, dan Sepatu Korban Ditemukan di Lokasi

Usai menerima laporan, tim kepolisian bergerak ke lokasi penemuan mayat. Di tempat kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang milik korban yang ditemukan di sekitar aliran sungai, antara lain tas, baju sekolah, dan sepatu.

"Jasad korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Alasa Talumuzoi untuk dilakukan pemeriksaan luar atau VER," jelas Aris.

Autopsi Selesai, Polisi Tunggu Hasil untuk Tentukan Dugaan Kematian

Setelah pemeriksaan awal di puskesmas, jasad AJZ dibawa ke rumah sakit untuk diautopsi. Proses autopsi baru selesai dilakukan pada Minggu (17/5/2026).

Hingga saat ini, polisi belum bisa memastikan apakah AJZ menjadi korban pembunuhan atau kecelakaan. "Masih penyelidikan (penyebab kematian). Kemarin baru selesai autopsi untuk menentukan apa dugaannya (kematian), nanti perkembangannya kita sampaikan," pungkas Aris.

Bagikan
Sumber: detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks