Pencarian

BUMN Diminta Tiru Kampus Top Dunia: MIT Habiskan Rp1,4 M per Mahasiswa per Tahun

Selasa, 02 Juni 2026 • 22:46:01 WIB
BUMN Diminta Tiru Kampus Top Dunia: MIT Habiskan Rp1,4 M per Mahasiswa per Tahun
MIT menghabiskan biaya pendidikan sekitar Rp1,43 miliar per mahasiswa sarjana setiap tahun.

ACEH — QS World University Rankings 2026 baru saja dirilis, dan Massachusetts Institute of Technology (MIT) kembali bercokol di puncak sebagai kampus nomor satu dunia. Peringkat ini bukan sekadar gengsi. Di baliknya, ada angka-angka fantastis yang bisa menjadi pelajaran bagi korporasi, termasuk BUMN di Indonesia, dalam mengelola anggaran pengembangan SDM.

Biaya Kuliah MIT: Rp1,43 Miliar per Mahasiswa per Tahun

Berdasarkan data QS, biaya program sarjana di MIT untuk tahun ajaran 2025-2026 mencapai sekitar USD 89.340 per tahun. Dengan kurs Rp16.000 per dolar AS, angka itu setara dengan Rp1,43 miliar per mahasiswa. Biaya ini sudah mencakup tempat tinggal, konsumsi, dan kebutuhan studi lainnya.

Sementara itu, untuk program pascasarjana seperti Master of Science, biayanya melonjak menjadi sekitar USD 138.310 per tahun, atau setara Rp2,21 miliar. Angka ini jauh di atas biaya pendidikan di dalam negeri dan menjadi indikator seberapa serius MIT berinvestasi pada fasilitas, riset, dan tenaga pengajarnya.

Bukan Sekadar Biaya, Tapi Ekosistem

MIT tidak hanya mahal, tetapi juga memiliki ekosistem belajar yang lengkap. Kampus yang menaungi lebih dari 11.000 mahasiswa ini memiliki 12 museum dan galeri, serta lebih dari 60 komunitas seni. Setiap tahun, MIT Museum menarik sekitar 125.000 pengunjung. Ini menunjukkan bahwa biaya besar yang dikeluarkan mahasiswa sebanding dengan fasilitas dan jaringan global yang mereka dapatkan.

Di peringkat kedua, Imperial College London mematok biaya untuk program BSc Economics, Finance and Data Science sebesar GBP 42.700 per tahun (sekitar Rp890 juta). Sedangkan Stanford University di posisi ketiga menjadi tujuan bagi lebih dari 7.000 mahasiswa sarjana dan 9.000 mahasiswa pascasarjana setiap tahunnya.

Lonjakan Peringkat dari Malaysia: Sunway University Naik 120 Peringkat

Dalam pemeringkatan tahun ini, sekitar 500 universitas berhasil meningkatkan posisinya. Salah satu yang paling mencolok adalah Sunway University di Malaysia yang melonjak lebih dari 120 peringkat. Pencapaian ini membuktikan bahwa persaingan kampus global semakin ketat dan tidak selalu didominasi oleh institusi dari AS atau Eropa.

Bagi BUMN Indonesia yang kerap mengirimkan pegawainya untuk studi lanjut ke luar negeri, data ini bisa menjadi acuan. Alih-alih hanya mengejar nama besar, perusahaan bisa mulai memetakan universitas dengan rasio biaya dan kualitas terbaik, termasuk yang tengah naik daun seperti Sunway University.

Fakta Singkat: Biaya Kuliah di 3 Kampus Top Dunia

  • MIT (AS): Rp1,43 miliar/tahun (S1) – Rp2,21 miliar/tahun (S2)
  • Imperial College London (Inggris): Rp890 juta/tahun (program BSc tertentu)
  • Stanford University (AS): Menampung 16.000+ mahasiswa dengan biaya kuliah yang bervariasi tergantung program

Dengan data ini, BUMN bisa mulai menghitung ulang anggaran beasiswa atau program pelatihan. Investasi SDM sebesar Rp1,4 miliar per orang mungkin terdengar besar, tapi jika dibandingkan dengan potensi peningkatan kompetensi dan jaringan global yang diperoleh, angka itu bisa jadi sangat kompetitif. Apalagi, MIT menempati peringkat pertama tidak hanya secara umum, tetapi juga berdasarkan bidang studi dan masuk dalam 50 besar kategori keberlanjutan.

Bagikan
Sumber: mawar#4177

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks