Pencarian

PLN UID Aceh Targetkan Surplus Listrik 600-700 MW Usai PLTA Peusangan 80 MW Beroperasi Tahun Ini

Jumat, 21 Agustus 2026 • 15:47:31 WIB
PLN UID Aceh Targetkan Surplus Listrik 600-700 MW Usai PLTA Peusangan 80 MW Beroperasi Tahun Ini
General Manager PLN UID Aceh, Eddi Saputra, menyampaikan target surplus listrik 600-700 MW usai PLTA Peusangan beroperasi tahun ini.

Manajemen PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh memastikan keandalan pasokan listrik di wilayah Aceh akan semakin kuat dan bahkan berstatus surplus dalam waktu dekat. Hal ini menyusul rencana masuknya Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Peusangan berkapasitas 80 Megawatt (MW) serta pembangunan jalur transmisi baru yang menghubungkan kawasan selatan dan utara Aceh. Pernyataan tersebut disampaikan General Manager PLN UID Aceh, Eddi Saputra, dalam agenda Media Gathering di Mata Ie Resort, Sabang, Kamis (20/8/2026).

SABANG — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Aceh tengah menggenjot sejumlah proyek strategis untuk memperkuat sistem kelistrikan di Provinsi Aceh. General Manager PLN UID Aceh, Eddi Saputra, mengungkapkan bahwa dengan tambahan pasokan dari PLTA Peusangan, kelebihan daya listrik (surplus) di Aceh diprediksi mencapai 600 hingga 700 MW.

“Di tahun ini kita juga akan masuk PLTA Peusangan, 80 MW. Masuknya 80 MW ini akan semakin memperkuat sistem pembangkitan di Aceh, sehingga kita akan bertambah surplus kita menjadi sekitar 600 sampai 700 MW,” kata Eddi di sela acara Media Gathering di Sabang, Kamis (20/8/2026).

Dua Jaringan Transmisi Baru Segera Dibangun

Selain penambahan pembangkit, PLN juga menyiapkan infrastruktur penyaluran untuk menjamin distribusi listrik yang lebih andal. Salah satu yang tengah berjalan adalah pembangunan jaringan transmisi 275 kV dari Sigli menuju Pangkalan Brandan. Proyek ini ditargetkan rampung dalam kurun waktu satu hingga dua tahun ke depan.

“Untuk di Sigli ke Pangkalan Brandan, estimasinya akan selesai dalam 1 tahun, 2 tahun ini. Mohon doanya supaya tidak ada kendala,” ujarnya. Proses pembebasan lahan untuk proyek tersebut diklaim telah selesai seluruhnya dan akan memasuki tahap konstruksi oleh Unit Induk Pembangunan Sumatra Bagian Utara.

Di sisi lain, PLN juga akan memulai pembangunan jalur transmisi baru yang menghubungkan Tapaktuan menuju Subulussalam. Rencananya, pembebasan lahan untuk proyek ini akan dimulai pada tahun yang sama. Kehadiran jalur ini dinilai krusial karena akan menciptakan sistem penyaluran ganda dari arah barat, selatan, dan timur Aceh.

“Dan misalnya ada gangguan di sisi penyaluran satu lagi, kita akan bisa disuplai dari backbone tadi. Sehingga keandalan di Provinsi Aceh ini akan semakin bagus,” jelas pria yang akrab disapa Eddi itu.

Jaminan Pasokan untuk Tarik Investor ke Aceh

Eddi menegaskan bahwa penguatan infrastruktur kelistrikan ini bukan tanpa tujuan. Pihaknya ingin memberikan kepastian pasokan energi bagi para investor yang ingin menanamkan modal di Aceh. Dengan tambahan jaringan transmisi 275 kV, keandalan listrik diharapkan mampu meyakinkan pelaku usaha untuk berinvestasi.

“Otomatis dengan banyaknya semakin investor yang masuk, itu akan menambah kekuatan ekonomi masyarakat di sini, dan Insya Allah masyarakat Aceh bisa meningkat ekonominya ke depan,” tegas Eddi. Ia pun mengajak para investor untuk mulai membangun ekonomi di Aceh dengan dukungan penuh dari PLN dalam hal pelayanan energi.

Sinergi Media Saat Bencana Akhir 2025

Dalam kesempatan tersebut, Eddi juga menyoroti peran penting media massa dalam mendukung kinerja PLN, khususnya saat penanganan bencana alam yang melanda Aceh pada akhir tahun 2025 lalu. Ia mengapresiasi inisiatif para wartawan yang turut mendokumentasikan proses pemulihan kelistrikan di lapangan tanpa diminta.

“Ketika bencana, kami tidak perlu mempublikasikan bagaimana kerja tim di lapangan untuk tanggap dan responsif, serta cepat agar kelistrikan kembali normal meski dengan kondisi yang sangat terbatas. Kami tidak perlu publikasikan, tapi wartawan sendiri melalui kamera miliknya mengabadikan sendiri proses itu,” kenangnya.

Eddi berharap sinergi antara PLN dan insan pers terus terjaga. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam menyampaikan informasi akurat kepada masyarakat sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap layanan kelistrikan di Aceh. Kegiatan Media Gathering ini sendiri dihadiri oleh puluhan wartawan dari berbagai organisasi pers serta jajaran manajemen PLN UID Aceh. (*)

Follow www.pantauaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: waspadaaceh.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks