ACEH — Gempa yang mengguncang sejumlah wilayah di NTT memaksa banyak warga kehilangan tempat tinggal dan sumber air bersih. Dalam kondisi tersebut, Brantas Abipraya memilih bergerak cepat dengan mengirimkan bantuan logistik yang dinilai paling dibutuhkan korban, mulai dari bahan pokok hingga tandon air.
Kehadiran perusahaan konstruksi pelat merah ini tidak hanya berhenti pada pembangunan infrastruktur. Melalui program Abipraya Peduli, perusahaan ingin memastikan dampak kehadirannya dirasakan langsung ketika masyarakat menghadapi masa sulit.
Bantuan yang Disalurkan dan Alasan di Baliknya
Brantas Abipraya menyiapkan paket bantuan yang mencakup empat kebutuhan utama: sembako, pakaian layak pakai, perlengkapan ibadah, dan tandon air. Tandon air menjadi item krusial karena akses air bersih biasanya menjadi masalah kritis di lokasi bencana.
Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya, Dian Sovana, menegaskan bahwa bantuan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan mendesak warga, bukan sekadar seremonial. "Di tengah kondisi yang penuh tantangan akibat bencana, kami ingin memastikan bahwa Abipraya hadir dan dapat memberikan dukungan yang dibutuhkan masyarakat," ujarnya.
"Bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan solidaritas kami untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak gempa di NTT," lanjut Dian.
Lebih dari Sekadar Bantuan Material
Menurut Dian, kebutuhan masyarakat pascabencana tidak berhenti pada makanan atau pakaian. Proses pemulihan psikologis dan lingkungan juga membutuhkan dukungan nyata dari berbagai pihak.
"Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat secara langsung, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan mendukung proses pemulihan," kata Dian. Ia menambahkan, setiap kontribusi memiliki arti ketika dilakukan bersama-sama untuk membantu warga bangkit dari situasi sulit.
Sebagai perusahaan yang berpengalaman membangun berbagai proyek di Indonesia, Brantas Abipraya memahami bahwa pemulihan pascagempa tidak bisa instan. Perusahaan melihat pentingnya dukungan terhadap upaya rehabilitasi infrastruktur dan lingkungan terdampak sesuai dengan kondisi di lapangan.
Aksi ini menegaskan posisi Brantas Abipraya yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga kepedulian sosial di sekitar wilayah operasional maupun daerah lain yang membutuhkan. "Melalui semangat Abipraya Peduli, kami berharap bantuan tersebut dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk meringankan beban masyarakat terdampak dan mempercepat proses pemulihan," tutup Dian.