Pencarian

No Man's Sky Hingga RuneScape: Tempat Bahagia Gamer Menurut Tim Eurogamer

Minggu, 23 Agustus 2026 • 18:21:01 WIB
No Man's Sky Hingga RuneScape: Tempat Bahagia Gamer Menurut Tim Eurogamer
Para gamer memilih dunia virtual sebagai tempat melepas penat, mulai dari eksplorasi luar angkasa hingga nostalgia masa kecil.

ACEH — Setiap orang punya cara sendiri untuk melepas penat. Bagi sebagian orang, itu berarti mendaki bukit yang berangin atau berkeringat di gym. Namun bagi para gamer, tempat bahagia itu sering kali berada di dunia virtual—entah itu dunia yang tenang, penuh nostalgia, atau justru dunia yang keras dan menantang. Redaksi Eurogamer baru saja membagikan pilihan pribadi mereka dalam fitur "The Big Question" edisi Optimism Week.

No Man's Sky dan Dunia FromSoftware: Dua Kutub Berbeda

Tom Phillips, penulis fitur ini, mengaku punya dua tempat bahagia yang bertolak belakang. Yang pertama adalah No Man's Sky, game eksplorasi luar angkasa dengan alam semesta prosedural yang luas. Di sana, ia bisa berjalan santai tanpa tujuan jelas, merombak markas yang terus ia kembangkan, atau sekadar menikmati komunitasnya yang ramah.

Kutub keduanya justru datang dari game yang terkenal sulit: seri Souls buatan FromSoftware. Meski tidak lazim disebut santai, ruang-ruang sunyi dalam game itu terasa sangat hidup dan detail. Menurutnya, game-game tersebut memaksa pemain untuk masuk ke kondisi meditatif—tenang, hati-hati, dan fokus penuh untuk bertahan hidup.

"Tidak ada yang bisa mengalahkan Ornstein dan Smough dengan bersikap tidak sabar," tulisnya, merujuk pada salah satu bos paling ikonik di Dark Souls.

Nostalgia dan Kehangatan: Dari Ocarina of Time hingga Spyro

Lottie Lynn memilih dua game yang sangat berbeda. Yang pertama adalah The Legend of Zelda: Ocarina of Time. Bukan karena petualangannya yang epik, melainkan karena ada sebuah rumah khusus di Hyrule Castle Town yang penuh dengan pot. Pemain bisa menghancurkannya tanpa henti, meninggalkan rumah, lalu kembali lagi untuk menemukan semua pot sudah rapi kembali. "Masuk ke kondisi nirwana menghancurkan pot," katanya.

Pilihan keduanya jatuh pada RuneScape, game yang sudah ia mainkan selama 20 tahun. Baginya, dunia Gielinor terasa seperti rumah. Kadang ia login bukan untuk bermain, tapi sekadar berjalan-jalan di ladang Misthalin atau pegunungan Fremennik. "Mendengar musik pembuka saat game booting terasa seperti pulang ke rumah," ujarnya.

Peach's Castle dan Rollercoaster Tycoon: Kenangan Masa Kecil

Kelsey Raynor memilih Princess Peach's Castle dari Super Mario 64. Sebagai salah satu game pertama yang ia mainkan, kembali ke kastel itu terasa seperti bernostalgia. Mulai dari balapan melawan Koopa di Bob-omb Battlefield sampai kaget dengan buku terbang di Big Boo's Haunt, semuanya terasa menyenangkan—kecuali level bawah air.

Sementara itu, Marie Pritchard menemukan kebahagiaannya di Rollercoaster Tycoon Classic. Baginya, mendengar jeritan bahagia pengunjung taman dan suara rantai kereta yang menarik gerbong ke puncak adalah terapi tersendiri. Premisnya sederhana: buat taman bermain yang berfungsi dan menguntungkan. Namun, cara membangunnya—entah itu wahana yang berbahaya atau atraksi yang rusak—sepenuhnya terserah pemain.

Spyro Reignited: Tempat Pelarian yang Mudah

Fitur ini ditutup dengan pilihan dari anggota tim yang belum disebutkan namanya, yang menjadikan Spyro Reignited Trilogy sebagai tempat pelarian utama. Trilogi ini berisi tiga game Spyro sekaligus, dan menjadi pilihan saat ia butuh game yang familier tanpa perlu berpikir terlalu keras. "Ini mengisi celah antara 'saya butuh hiburan' dan 'saya tidak mau kesulitan'," tulisnya.

Daftar ini menunjukkan bahwa tempat bahagia dalam game bisa datang dari mana saja—entah itu dunia yang luas dan prosedural, game yang menantang, atau sekadar aktivitas sederhana seperti memecahkan pot. Yang jelas, semua pilihan itu punya satu kesamaan: memberikan ruang untuk bernapas dari tekanan dunia nyata.

Follow www.pantauaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: eurogamer.net

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks