Pencarian

Badan Bahasa Dorong Inovasi Taman Baca untuk Perkuat Literasi Anak

Jumat, 01 Mei 2026 • 00:28:46 WIB
Badan Bahasa Dorong Inovasi Taman Baca untuk Perkuat Literasi Anak
Badan Bahasa dorong inovasi Taman Bacaan Masyarakat untuk tingkatkan literasi anak di Kendari.

Pemerintah melalui Badan Bahasa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikdasmen) secara aktif mendorong Taman Bacaan Masyarakat untuk berinovasi demi meningkatkan budaya literasi anak. Dorongan ini disampaikan dalam sebuah kunjungan kerja ke TBM Diary di Kendari, Sulawesi Tenggara, yang menunjukkan komitmen pemerintah pusat terhadap pemerataan akses bacaan dan penguatan literasi di daerah.

Inisiatif ini bertujuan menciptakan ruang belajar yang lebih menarik dan inovatif bagi anak-anak. Melalui TBM, pemerintah memanfaatkan institusi komunitas lokal sebagai corong pengembangan minat baca yang belum terjamah program literasi formal nasional.

Kolaborasi Kunci Gerakan Literasi

Dalam kunjungannya, Badan Bahasa menekankan bahwa penguatan literasi tidak dapat hanya bergantung pada sektor pemerintah semata. Kolaborasi antara institusi pemerintah, komunitas lokal, pendidik, dan keluarga menjadi fondasi penting untuk menciptakan ekosistem literasi yang berkelanjutan.

TBM sebagai lembaga nonformal memiliki posisi strategis dalam menjangkau anak-anak di luar struktur sekolah formal. Ruang-ruang ini seringkali menjadi titik temu antara keluarga, relawan pendidik, dan anak-anak dari latar belakang ekonomi beragam.

Tantangan Minat Baca di Indonesia

Data terbaru menunjukkan minat baca masyarakat Indonesia masih menjadi perhatian serius. Banyak anak, terutama di daerah, menghadapi keterbatasan akses ke buku dan fasilitas bacaan. Dengan mendorong inovasi di TBM, pemerintah berupaya mengatasi kesenjangan literasi secara bertahap di level komunitas.

Kreativitas dalam pengelolaan TBM—mulai dari metode pembelajaran interaktif, pemanfaatan teknologi digital, hingga program keterlibatan keluarga—menjadi kunci untuk membuat membaca lebih menarik bagi generasi muda.

Dampak bagi Masyarakat

Penguatan TBM berdampak langsung pada peningkatan akses anak terhadap sumber bacaan berkualitas tanpa beban biaya. Bagi komunitas lokal, terutama di luar Jawa, program ini membuka peluang transformasi budaya literasi sejak dini yang kemudian berkontribusi pada kualitas pendidikan secara menyeluruh.

Dengan minat baca yang kuat sejak anak-anak, diharapkan terbentuk generasi yang lebih kritis, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Investasi pada literasi komunitas juga sejalan dengan target Pemerintah Indonesia dalam mencapai sustainable development goals terkait pendidikan inklusif berkualitas.

Bagikan
Sumber: antaranews.com

Berita Terkini

Indeks