ACEH TIMUR — Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM terus mendorong pelaku UMKM meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas jangkauan pemasaran. Kepala Dinas Muslim menyatakan potensi produk lokal di wilayah ini cukup besar dan tersebar di hampir setiap kecamatan.
"Kami terus mendorong pelaku UMKM naik kelas dengan meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan serta memperluas pasar," kata Muslim di Aceh Timur, Selasa.
Tujuh Produk Andalan yang Didorong Naik Kelas
Muslim menyebutkan sejumlah produk UMKM yang menjadi andalan Kabupaten Aceh Timur. Di antaranya pisang sale, dodol, produk olahan bandeng tanpa duri, aneka bordir, anyaman pandan, hingga kain tenun.
Salah satu produk yang cukup dikenal adalah Bordir Kanje Ratna. Produk ini menghadirkan berbagai motif khas Aceh yang diaplikasikan pada pakaian, mukena, tas, hingga suvenir.
Untuk kerajinan anyaman pandan, kelompok Pandan Berseri memproduksi tikar dan berbagai kerajinan rumah tangga yang masih mempertahankan teknik tradisional. Sementara itu, pengrajin tenun yang tergabung dalam kelompok Peulaku di Kecamatan Simpang Ulim menghasilkan kain tenun dengan motif khas yang menjadi bagian dari kekayaan budaya Aceh Timur.
Pendampingan dari Pelatihan hingga Pemasaran Digital
Pemkab Aceh Timur memberikan pendampingan melalui berbagai program. Mulai dari pelatihan peningkatan kualitas produk, desain kemasan, legalitas usaha, promosi, hingga keikutsertaan dalam pameran di tingkat daerah maupun nasional.
"Pelaku UMKM tidak cukup memproduksi barang, tetapi juga harus mampu mengikuti perkembangan pasar, memperbaiki kemasan, memperkuat merek, serta memanfaatkan pemasaran digital agar produknya semakin dikenal," kata Muslim.
Menurut dia, produk-produk UMKM tersebut tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga merupakan kekayaan daerah. Produk tenun misalnya, menjadi bagian dari upaya melestarikan warisan budaya Aceh Timur.
Target: Generasi Muda dan Ibu Rumah Tangga Ikut Berusaha
Muslim berharap semakin banyak generasi muda maupun ibu rumah tangga yang tertarik mengembangkan usaha berbasis potensi daerah. Menurutnya, setiap produk lokal memiliki peluang berkembang apabila dikelola secara serius, konsisten menjaga kualitas, serta didukung promosi yang baik.
"Kami optimistis produk-produk unggulan UMKM Kabupaten Aceh Timur semakin berkembang. Kami juga berharap UMKM di Kabupaten Aceh Timur mampu naik kelas sekaligus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan perekonomian masyarakat," kata Muslim.
Keberadaan UMKM dinilai memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian daerah. Sektor ini mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan keluarga, sekaligus mendorong pemanfaatan potensi lokal secara berkelanjutan.