Pencarian

Baterai Utama Besar Tak Cukup, Mobil Listrik Masih Andalkan Aki 12 Volt

Minggu, 30 Agustus 2026 • 16:13:31 WIB
Baterai Utama Besar Tak Cukup, Mobil Listrik Masih Andalkan Aki 12 Volt
Teknisi memeriksa kondisi aki 12 volt pada mobil listrik di sebuah bengkel di Aceh.

ACEH — Kehadiran baterai bertegangan tinggi hingga 900 volt pada mobil listrik tidak otomatis menghapus peran aki konvensional. Kendaraan ramah lingkungan ini justru mengusung dua sistem kelistrikan terpisah: baterai lithium-ion untuk penggerak roda, dan aki 12 volt untuk perangkat pendukung.

Pemilik ACCU S.O.S, Edwin Wijaya, menjelaskan bahwa ekosistem kendaraan listrik tetap bertumpu pada aki untuk menjalankan fungsi-fungsi vital. "Industri otomotif terus berubah, tetapi kebutuhan aki tetap ada. Bahkan, mobil listrik tetap membutuhkan aki untuk perangkat pendukungnya," ungkapnya dalam keterangan resmi.

Bukan Cuma Alarm dan Infotainment, Aki Punya Peran Lebih Krusial

Pada mobil konvensional, aki memang bertugas menghidupkan starter dan sistem hiburan. Namun pada mobil listrik, peran aki 12 volt jauh lebih dalam. Komponen ini menjadi pengontrol relay yang memasok daya awal untuk mengaktifkan sistem utama bertegangan tinggi.

Jika aki dalam kondisi lemah atau soak, sistem inverter tidak akan bekerja. Akibatnya, arus searah (DC) dari baterai utama tidak bisa diubah menjadi arus bolak-balik (AC) untuk menggerakkan motor listrik. Mobil pun tidak bisa dinyalakan sama sekali, sekalipun indikator baterai utama menunjukkan kapasitas penuh.

Alasan Pabrikan Tak Menggabungkan Sistem Kelistrikan

Keputusan pabrikan mempertahankan aki 12 volt bukan tanpa alasan. Faktor keselamatan menjadi pertimbangan utama. Sistem arus lemah ini menjadi lapisan pelindung bagi pengguna dan teknisi dari risiko sengatan listrik tegangan tinggi, terutama saat perawatan rutin atau setelah terjadi benturan keras.

Proses pengisian aki pada mobil listrik pun berlangsung otomatis. Konverter bawaan mengubah arus dari baterai utama untuk mengisi aki, atau mengandalkan aliran listrik saat kendaraan disambungkan ke pengisi daya eksternal.

Perawatan Aki Mobil Listrik Tak Boleh Diabaikan

Edwin menyoroti pentingnya pemahaman pemilik kendaraan terhadap perawatan aki secara berkala. "Perawatan sederhana perlu dilakukan, seperti memeriksa kebersihan terminal aki atau memastikan tegangan listrik stabil, sehingga dapat memperpanjang usia pakai aki dan menjaga performa kendaraan," tambahnya.

Hal ini dinilai kian relevan seiring pertumbuhan populasi kendaraan listrik di Indonesia. "Dengan pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia, edukasi mengenai peran aki menjadi semakin relevan. Aki bukan hanya pendukung, tetapi bagian penting dari ekosistem kendaraan yang mendukung mobilitas ramah lingkungan," pungkas Edwin.

Follow www.pantauaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks